Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Agustus 2011

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Setelah beberapa lama hadir bersama sobat semuanya, tentunya chandra go blog banyak melakukan kesalahan kepada rekan-rekan semua. Oleh karena itu di hari yang fitri ini, aguscandraharahap(dot)blogspot(dot)com mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Selamat hari raya idul fitri 1432 H.


Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin




keluarga besar agus candra harahap 

Minggu, 07 Agustus 2011

Mengambil hikmah dari bulan puasa

Selagi ini bulan puasa ayo kita berposting tentang bulan ramadhan..
saya ada ceritalucu nih darinya [Ida Arimurti] yang judulnya Mengambil Pelajaran Dari Cerita Lucu di Bulan Ramadhan.ayo kita dengerin saja ceritanya yah..

Mengambil Pelajaran Dari Cerita Lucu di Bulan Ramadhan.

Ada sebuah kisah, seorang anak kecil yang ikut menjalankan ibadah puasa.
Anak kecil ini mencoba berpuasa seperti layaknya orang dewasa, puasa sampai
full alias sampai magrib. Saat memulai menjalankan puasa, anak kecil ini
yang dirasakan menjalankan bulan puasa adalah berat, mengeluh dan memikirkan
entar kalau buka puasa makan apa ya? Wajar kalau anak kecil bersikap ini.

Ditengah waktu puasa, anak ini mengelu kepada Mama nya " Ma...kenapa puasa
kok lama sekali sih,,,gak kuat ni ma.." kata anak kecil ini. Mamanya hanya
diam dan tersenyum. Lagi-lagi anak ini bicara "ma,,,,pengen minum ma? Gak
kuat?", tetap aja mamanya diam, tidak menjawabnya, sembari mama nya
mempersiapkan dan membereskan rumah. Biasa... tugas seorang Ibu . Selang
beberapa lama adik kecilnya datang membawa minuman, karena adiknya masih
kecil dibawa umur. Adik ini menawarkan minuman didepan kaka nya sembari
menyodorkan minuman dengan berkata "ka,,,, mimi?" dengan wajah polos dan
baik hati. Lalu kakanya mengambil minuman itu dan meminumnya, karena saking
tidak kuatnya. Berucap adiknya " hehe...kaka minum, kaka batal,,,,mama kaka
minum, kaka batal....pok pok pok, suara tepukan tangan adik kecil itu dengan
wajah senyum karena merasa ada teman gak berpuasa. (^_^).

Jumat, 29 Juli 2011

CARA MENGHINDARI PIKIRAN NEGATIF

Selalu saja ada suara-suara yang menahan diri kita untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Seolah kondisi yang kita alami saat ini merupakan warisan atau bahkan takdir yang tak akan pernah bisa diubah. Bila saat ini hidup kita pas-pasan, maka selamanya begitulah.

Apakah betul begitu? Mengapa pikiran negatif sangat kuat mencengkram otak kita setiap kita berniat berubah? Benarkah otak kita telah di-setting untuk mengedepankan kecurigaan bin was-was terhadap segala bentuk perubahan?

Sebelumnya saya ingin cerita. Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan seorang teman.  Lama tak jumpa, penampilannya berubah drastis. Beberapa tahun lalu, tubuhnya ‘subur’ dengan penampilan mewah. Hidup lebih dari standar orang kebanyakan.

Tapi saat bertemu, tubuhnya jauh lebih kurus dengan penampilan yang tidak lagi ‘wah’. Wajahnya penuh dengan kemuraman. Dia cerita kalau usahanya tengah mengalami kerugian sampai akhirnya harus ditutup dan meninggalkan hutang yang begitu besar.

Mengapa ia bisa menjadi seperti itu? Ia cerita bahwa dulu saat usahanya masih berjaya, ia kerap dilanda pikiran negatif.  Bahwa suatu saat usahanya akan menurun dan bangkrut. Sampai akhirnya hal itu benar-benar menjadi kenyataan.

Dia kemudian berkata lagi,”Sebetulnya saya tahu kalau pikiran negatif tidak menghasilkan manfaat apa-apa. Saya juga paham kalau saya adalah tuan bagi pikiran saya. Jadi saya bebas memilih pikiran positif atau negatif yang ada dalam otak saya. Tapi sampai sekarang saya tak bisa menghentikan pikiran negatif selalu muncul pada diri saya. Bagaimana cara mengatasinya ?”

Mendengar pertanyaan tersebut saya agak tertegun. Kawan saya ini sepertinya sudah tahu penyebabnya. Tapi selalu dan selalu ia tak bisa menghindar dari jebakan pikiran negatif.

Dari perjumpaan dengan kawan saya itu saya banyak belajar. Ya, betapa kita mudah sekali terperangkap dengan aneka pikiran negatif. Meski mungkin kita sudah tahu bahwa hal itu tak akan membawa banyak manfaat bagi diri kita. Tapi sering kita tak kuasa menolaknya hadir. Saat dalam kondisi-kondisi tertentu, pikiran negatif tiba-tiba saja menelusup masuk ke dalam pikiran kita. Dan kita baru sadar beberapa saat setelahnya.

Mengapa seseorang bisa terjangkit pikiran negatif? Bisa karena pengalaman buruk. Mungkin dulu pernah mengalami hal yang mirip yang membuatnya takut untuk kembali melangkah karena takut kegagalan serupa terjadi.

Pengalaman buruk menjadi pemicu kuat pikiran negatif tetap tertahan dalam pikiran. Bila kita tak bisa mendobrak pengalaman buruk itu, bisa jadi bukan saja pikiran negatif tak akan pernah hengkang dari pikiran. Tapi bahkan akan terus bertahan dan kekal selamanya dalam diri anda.